Tentang sepeda; Aleoca yg hilang, Wimcycle Diamante yg mulus dan Senator penggantinya.

Gambar

 

Dini hari tanggal 6 April lalu sy kehilangan sepeda MTB Aleoca. Peristiwa itu begitu cepat begitu dipergoki ade sy si maling langsung melesat cepat ke perkampungan dipinggiran kompleks yg banyak jalan cabangnya sehingga menyulitkan kita utk mengejarnya. Sy berusaha mencegatnya dgn motor diujung gang tp sia2 sebab ada banyak tembusan dari gang tsb. Apa mau dikata terpaksa sy harus merelakan spda ini pindah tangan ke tangan org jahat. semoga Tuhan membalas perbuatannya.

Gambar

Sepeda Aleoca ini sebnarnya adalah kesayangan anak sy krna bersamanya dia berhasil gowes utk pertama kalinya ke Monas, Jakpus dari Mampang Prapatan, Jaxel. Selain itu kenangan lainnya adalah sy sering bgt gowes lone night ride bersama Aleoca ini. untuk sekedar menikmati suasana malam di Jakarta.

Beruntung dirumah masih ada 1 sepeda lg yaitu WIMCYCLE DIAMANTE yg luput dari tangan jahat si maling pdhal posisinya pd saat peristiwa tsb berada persis disebelah Aleoca. Hanya saja Diamante ini berada mepet tembok yg perlu waktu lg untuk menggeser sepeda Aleoca dan sepeda satu lg yg kecil. Sedangkan Aleoca berada paling luar. Mungkin itu sebabnya si maling lebih memilih Aleoca pdhal kondisi Wimcycle DIAMANTE sy jauh lebih menggiurkan dan masih relatif seperti baru walaupun belinya bekas.

Gambar

 

Awalnya Wim Diamante ini untuk sy sedangkan Aleoca untuk anak sy. Karena kami jg kadang gowes CFD sedangkan Wim Diamante ini rencananya utk gowes XC ride medan ringan hingga berat. Tetapi karena Aleoca hilang Diamante ini pindah tangan ke anak sy. Kini sepeda ini rutin mengantarkan anak sy ke sekolahnya setiap pagi. 

Gambar

Oleh karenanya sy berencana membelikan anak sy ini sepeda. Mulai dari janji beli sepeda baru pd saat kenaikan kelas hingga rakit dari barang loakan. Akhirnya opsi kedua yg sy pakai maka terbelilah sepeda barang loak merknya Senator. Sebenarnya bukan barang loakan betulan krna sy belinya dibengkel sepeda pinggir jalan. Awalnya sy hanya iseng nawar dari tukang sepedanya hingga sepakat sy ambil hitung frame (batangannya) aja. seharga 50.000 karena sy lihat wheelset udah ga memungkinkan. Selain rimnya yg alloy murahan udah peang dimana2 karat udah mulai menyerang jari2 dan hubnya. Alhasil wheelset diganti copotan dari MTB yg sy beli secara online seharga 150.000 berikut freewheel 6 speed dan hub yg masih lumayan. Kenapa wheelset yg sy ganti? Karena yg bekerja paling berat adalah roda; bukan frame, fork atau komponen2 lainnya. Karena itulah kenapa harga wheelset ada yg hingga jutaan bahkan puluhan juta!!!

Wheelset murahan ini disandingkan dengan ban luar Made in Tionghoa merknya Chaoyang. Sepintas tampangnya mirip dengan Maxxis Ignitor yg dlu pernah sy pakai. Tetapi kualitasnya tentu saja jauh berbeda. Harga sepasang ban Chaoyang ukurna 26×195 adalah 125.000. Bentuk knobbynya tipis sehingga cukup enteng digowes dijalanan aspal dan cukup ngegrip ditanah yg kering. Soal performnya ditanah becek sy belum tahu. 

Selain itu komponen2 lain spt rem V brake, sadel, shifter, rantai, RD sy pakaikan copotan dri spda sy sndri yg udh lama sy simpan. Maka inilah hasilnya. Sementar baru dipakai gowes keliling kompleks atau ke jalan raya diluar kompleks dulu. Berikutnya sy akan coba XC ringan dihutan UI.

Gambar

 

Tentang abramsp

Saya seorang wiraswastawan usia sy 30an thn. Berkeluarga dgn 3 anak dan pastinya 1 istri :D
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Tentang sepeda; Aleoca yg hilang, Wimcycle Diamante yg mulus dan Senator penggantinya.

  1. Aa Ikhwan berkata:

    asiik😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s